Arsip:

Konferensi

The 9th ICST 2023 tutup Rangkaian UASC 2023

 

Direktorat Penelitian UGM menyelenggarakan rangkaian terakhir UGM Annual Scientific Conference (UASC) 2023 yaitu the 9th International Conference on Science and Technology 2023 pada 1–2 November 2023 di Eastparc Hotel, Yogyakarta. Para pakar dari 6 negara hadir sebagai pembicara, yaitu Prof. Andrea Basso (Università di Genova, Italy), Prof. Florencio C. Ballesteros, Jr. (University of the Philippines Diliman, Philippines), Assoc.Prof. Zainal Arif bin Burhanudin (Universiti Teknologi Petronas, Malaysia) Prof. Bodo Fiedler (Hamburg University of Technology, Germany), Prof. Koji Kita (University of Tokyo, Japan), dan Kitsuchart Pasupa, Ph.D. (King Mongkut’s Institute of Technology Ladkrabang, Thailand).

Acara dibuka oleh Direktur Penelitian UGM. Prof. Mirwan Ushada yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa UGM sangat terbuka dan berdedikasi untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kemaslahatan umat manusia. UGM juga terus berupaya untuk membina hubungan antar akademisi dan peneliti di seluruh dunia. Melalui kegiatan ICST ini diharapkan juga dapat meningkatkan kolaborasi para peneliti UGM serta menjadi wadah untuk mendiskusikan teknologi dan tren baru di bidang sains dan teknologi. 

Ketua panitia ICST 2023, Dr. Wawan Budianta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ICST 2023 kali ini terdiri dari 6 simposium, yaitu: 1) Computer and Information Technology symposium; 2) Electronics Power, Communication, Control, and Instrumentation symposium; 3) Life Sciences, Materials, and Applied Chemistry symposium; 4) Mechanical and Industrial Engineering symposium; 5) Remote Sensing and Geomatics symposium; dan 6) the 4th Geoscience and Environmental Management symposium. Dari 293 naskah yang terdaftar di ICST 2023, sebanyak 252 naskah dinyatakan lolos review untuk dipresentasikan. Kegiatan ICST yang sudah berlangsung untuk kali kesembilan ini dihadiri oleh peserta dari 10 negara, yaitu Italia, Jepang, Indonesia, Malaysia, Kanada, Kolombia, Thailand, Australia, Inggris, dan Filipina. Pada ICST 2023 ini, UGM bekerja sama dengan beberapa prosiding bereputasi untuk menerbitkan naskah-naskah yang dipresentasikan, di antaranya AIP Conference Proceeding, E3S Web of Conferences, dan Trans Tech Publications Ltd.

Dr. Wawan Budianta bersama Prof. Mirwan Ushada  memberikan sertifikat dan plakat penghargaan bagi 6 artikel terbaik di masing-masing simposium.  Kegiatan  ICST 2023 ditutup oleh Prof. Mirwan Ushada yang dalam kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak terkait sehingga ICST yang sudah dilaksanakan untuk tahun kesembilan dapat berjalan sukses dan lancar. Harapannya, rangkaian terakhir UASC 2023 ini  juga mampu semakin meningkatkan kuantitas dan kualitas publikasi baik di UGM maupun luar UGM. 

Penulis: Kiki | Foto: Last Pictures

The 4th ICoSIA 2023 Gelar Diskusi Ilmiah Bahas Ketahanan Pangan dalam Krisis Multidimensi Bersama Para Pakar Lintas Negara

Rangkaian kedua UGM Annual Scientific Conference (UASC) tahun 2023 mengundang para pakar bidang agrikultur dalam International Conference on Smart and Innovative Agriculture (ICoSIA 2023) keempat yang diselenggarakan pada 10–11 Oktober 2023 di Grand Ballroom Eastparc Hotel, Yogyakarta.

Sebagai representatif dari Rektor UGM, Prof. drg. Diatri Nari Ratih (Sekretaris Direktorat Penelitian UGM) dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa UGM melalui ICoSIA 2023 memainkan peran penting dalam menjaga komitmen untuk memelihara budaya intelektual. ICoSIA 2023 ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi yang kuat bagi akademisi dan peneliti serta memotivasi para pakar untuk mencapai dampak yang lebih besar di bidang life sciences.

Ketua panitia ICoSIA 2023, Dr. Ir. Mohammad Zainal Abidin, S.Pt., M.Biotech., IPM., menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini merupakan forum global untuk keunggulan pertanian dengan berbagai keragaman perspektif dan pengalaman. Tantangan yang beragam dan terus berkembang dalam menghadapi krisis multidimensi, mendorong ketahanan pangan bukan hanya sebagai upaya mulia, tetapi juga vital bagi keberlangsungan hidup umat manusia. ICoSIA 2023 mengusung tema Food Security and Resilience in Multidimensional Crises” yang menggarisbawahi urgensi diskusi dari seluruh keynote speakers dan peserta. 

Pemaparan materi dan diskusi ilmiah pada  ICoSIA 2023 berlangsung menarik dengan hadirnya pembicara dari 6 negara, yaitu Prof. Rosnah Shamsudin (Universiti Putra Malaysia, Malaysia), Dr. Shinichi Takashima Sobue (Japan Aerospace Exploration Agency, Jepang), Dr. Glenn Gregorio (Southeast Asian Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture, Filipina), Dr. Anthony Young (The University of Queensland, Australia), Ahasanul Hoque (The World Bank, Bangladesh), dan Asst.Prof. Piyapong Tongdeenok (Kasetsart University, Thailand). 

ICoSIA 2023 diikuti oleh total 170 peserta yang berasal dari 11 negara, yaitu Indonesia, India, Hungaria, Australia, Korea Selatan, Thailand, Jepang, Bangladesh, Pakistan, Ethiopia, dan Filipina. Setelah melalui peninjauan yang ketat, terpilih 76 naskah dari 96 naskah yang terdaftar untuk dipresentasikan dalam tujuh simposium berbeda, yaitu 1) Agricultural Big Data Analysis Symposium, 2) Agricultural Geography Symposium, 3) Land and Environmental Management Symposium, 4) Precision Nutrition Technology Symposium, 5) Smart and Precision Farming Symposium, 6) Smart Genetics Resource Management and Utilization Symposium, dan 7) Sustainable Food Production Symposium. Selanjutnya, guna diseminasi melalui publikasi ilmiah dalam bentuk prosiding maka seluruh naskah yang dipresentasikan akan diterbitkan pada BIO Web of Conferences. Sebagai bentuk apresiasi bagi para peserta yang mempresentasikan artikelnya pada ICoSIA 2023, juga diberikan piagam penghargaan bagi best paper pada masing-masing kategori simposium. 

Direktur Penelitian UGM, Prof. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc., menutup acara ICoSIA 2023 dengan menyampaikan apresiasi kepada para invited speakers, moderator, peserta, panitia, dan seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras dan penuh dedikasi dalam menyukseskan ICoSIA 2023.  Atas berlangsungnya ICoSIA 2023 telah terbangun diskusi ilmiah yang menarik yang diharapkan dapat memberikan kontribusi secara kolektif untuk mengatasi tantangan di bidang pertanian. 

 

 

 

 

Penulis: Kiki
Foto: Last Pictures

The 5th BioMIC Awali Rangkaian UGM Annual Scientific Conference (UASC) 2023: “Accelerating Translational Healthcare by Leveraging Big Data and Machine Learning”

Rangkaian pertama UGM Annual Scientific Conference (UASC) tahun 2023 diawali dengan terselenggaranya Bioinformatics, Biotechnology, and Biomedical Engineering (BioMIC 2023) untuk kali kelima pada 6-7 September 2023 bertempat di Grand Ballroom Eastparc Hotel, Yogyakarta. 

Pembicara dari berbagai negara hadir sebagai keynote speaker pada BioMIC 2023, di antaranya  Prof. Teruna J. Siahaan (Kansas University, United States), Prof. Min-Huei Hsu (Taipei Medical University, Taiwan), Assoc.Prof. Dr. Ardiyansyah Syahrom (University of Technology Malaysia, Malaysia), Prof. Hideki Enomoto (Kobe University, Japan), dan Dr. apt. Hilda Ismail (Universitas Gadjah Mada, Indonesia).

Konferensi dibuka oleh Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., yang dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan BioMIC untuk tahun kelima dengan tema  “Accelerating translational healthcare by leveraging big data and machine learning” ini berhasil mempertemukan ide-ide cemerlang dari para pakar baik dari dalam maupun luar negeri serta memperkuat kolaborasi dan jejaring mitra internasional. Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan juga semakin meningkatkan publikasi UGM di tingkat global sehingga ilmu pengetahuan yang berkembang di UGM dapat terdiseminasi secara lebih luas. 

Prof. Dr. apt. Susi Ari Kristina, S.Farm., M.Kes. selaku Ketua BioMIC 2023 menyampaikan dalam sambutannya bahwa BioMIC 2023 menerima sebanyak 108 artikel yang berasal dari 8 negara, yaitu Indonesia, Thailand, Jepang, Malaysia, USA, Iraq, Maroko, dan Vietnam. Setelah melalui seleksi yang ketat, terpilih 66 artikel untuk dipresentasikan di lima simposium, yaitu: 1) Big Data for Public Health Policy symposium, 2) Bioinformatics and Data Mining symposium, 3) Biomedical Sciences and Engineering symposium, 4) Biomolecular and Biotechnology symposium, 5) Drug Development and Nutraceutical symposium. Sementara itu, untuk jumlah peserta non-presenter sebanyak 22 orang. 

Seluruh artikel yang dipresentasikan pada BioMIC 2023 akan diarahkan untuk dapat terbit pada berbagai jurnal dan prosiding bereputasi, di antaranya: BIO Web of Conferences, Medical Journal of Malaysia, Malaysian Journal of Medicine & Health Sciences,  Indonesian Biomedical Journal, Indonesian Journal of Pharmacy, Indonesian Journal of Biotechnology, Traditional Medicine Journal, dan Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology.

Penulis: Kiki
Dokumentasi: Al Maruf & Tim