Arsip:

Fitur

Current and Future Issue Terkait Hak Kekayaan Intelektual Pelindungan Varietas Tanaman

 

Jumat, 25 Agustus 2023, Direktorat Penelitian Universitas Gadjah Mada (UGM) telah melaksanakan Focus Group Discussion Penyusunan Modul Penunjang Kurikulum Kekayaan Intelektual (KI), dengan tema “Current and Future Issue Terkait Hak Kekayaan Intelektual Pelindungan Varietas Tanaman”.  Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan penyusunan modul pendukung KI kerja sama Universitas Gadjah Mada dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM RI. Tujuan kegiatan ini adalah  untuk memperkaya keilmuan, wawasan serta pemahaman terkait Perlindungan Varietas Tanaman, serta mendukung pengayaan materi modul PVT.

FGD diawali dengan sambutan dari Direktur Penelitian UGM, Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc.. Dalam sambutannya Prof. Mirwan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual yang telah bekerja sama dengan UGM dalam penyusunan Modul Kekayaan Intelektual. Pada tahun ini UGM melakukan dua buah kolaborasi besar yang tidak hanya mendukung hilirisasi yaitu ke arah komersial namun juga bagian hulu, “hasil-hasil riset menunjang untuk pengembangan sharing pengetahuan, peningkatan SDM yang berdaya saing, dan mendukung mencapai visi Indonesia Emas 2045”, kata Prof Mirwan.  Sebelum mengakhiri sambutannya Prof. Mirwan berharap bahwa berbagai pihak yang telah berkenan hadir pada FGD ini dapat berbagi pengalaman, ide, serta masukan untuk dapat mendukung Current and Future Issue Hak Kekayaan Intelektual bidang Pelindungan Varietas Tanaman sebagai dasar pembuatan modul kurikulum KI bidang PVT.

Sambutan dilanjutkan oleh Erni Purnamasari, S.H., M.H. selaku Koordinator Pemberdayaan Kekayaan Intelektual. Erni menyampaikan bahwa di DJKI terdapat agenda kegiatan berupa IP Academy dimana MOU telah ditandatangani antara DJKI dengan World Intellectual Property Organization (WIPO). Kegiatan FGD ini diharapkan dapat memberi masukan terhadap modul penunjang kurikulum KI khususnya bidang PVT sebagai dukungan terhadap IP Academy yang akan memberikan manfaat secara nasional.

FGD dilanjutkan dengan pembahasan mengenai Current and Future Issue Terkait Hak Kekayaan Intelektual pada Pelindungan Varietas Tanaman yang disampaikan oleh Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc.  dan Ir. Ayub Darmanto selaku Managing Director dari PT. Primasid Andalan Utama. Sesi pembahasan dimoderatori oleh Dr. Panjisakti Basunanda, S.P., M.P. dosen dari Fakultas Pertanian UGM. Pada kesempatan ini Leli menyampaikan beberapa isu strategis terkait PVT diantaranya diperlukan adanya penyelarasan regulasi yaitu kesesuaian antara regulasi terkini dengan kebutuhan dan perkembangan jaman. Pentingnya implementasi perlindungan hukum yang memadai bagi para pelaku usaha di industri perbenihan, serta tentang langkah-langkah konkret perlu dilakukan untuk melaksanakan penanganan hukum yang kondusif. Harmonisasi Sistem PVT di tingkat internasional juga diperlukan dengan mengembangkan sistem yang konsisten dan terstandar diberbagai yurisdiksi. Hal ini dapat mendukung dalam memfasilitasi perdagangan lintas batas, melindungi KI secara lebih efektif dan memperkuat kerjasama Internasional dalam bidang KI. Indonesia berencana untuk menjadi anggota The International Union for the Protection of New Varieties of Plants (UPOV) sehingga perlu adanya sinergi dan kolaborasi dengan semua stakeholders, serta melakukan harmonisasi terhadap UU nomor 29 Tahun 2000 dengan UPOV Convention 1991. “Harmonisasi PVT memiliki banyak manfaat, namun implementasinya di tingkat internasional bisa menjadi sangat kompleks karena perbedaan sosial ekonomi, budaya, sistem hukum, dan kepentingan nasional”, kata Leli. Pada akhir pembahasan Leli menyampaikan bahwa PVTPP akan mendorong Indonesia dalam persiapan menjadi anggota UPOV. Leli juga berharap adanya kerja sama dari berbagai pihak khususnya dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Pada sesi kedua, pembahasan disampaikan oleh Ir. Ayub Darmanto mengenai beberapa hal terkait permasalahan yang terjadi di lapangan. Beberapa permasalahan yang sering ditemui adalah perbanyakan varietas yang telah mendapat hak PVT oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. “Penggunaan varietas yang telah mendapat hak PVT untuk menciptakan jenis-jenis varietas unggul baru”, kata Ayub. Pemakaian tanpa ijin terhadap induk tetua jantan/betina untuk menghasilkan turunan hibrida merupakan masalah yang tidak jarang terjadi dalam industri benih. Sebagai badan usaha yang mempekerjakan pemulia, industri benih juga dapat memiliki hak perlindungan atas varietas baru dan unggul yang telah hasilkan. Seiring dengan berkembangnya varietas baru yang sudah mempunyai hak PVT, maka berbagai pihak yang bersangkutan juga akan didapatkan hak ekonomi berupa royalti terhadap varietas-varietas baru tersebut. Adanya perlindungan PVT, varietas-varietas baru yang unggul akan lebih mudah untuk disosialisasikan di semua sektor pertanian sehingga menarik banyak pihak untuk berinvestasi. Pada kesempatan ini Ayub mengusulkan bahwa pelaksanaan uji Baru, Unik, Seragam, dan Stabil (BUSS) bisa dilaksanakan secara bersamaan dengan pengujian pelepasan varietas untuk menghemat biaya. Selain itu diperlukan pembuatan DNA marking untuk mengantisipasi apabila terjadi klaim terhadap varietas yang sudah mendapatkan sertifikat PVT. “Alangkah baiknya seandainya dari pihak PVTPP bisa menjembatani apabila terjadi persengketaan terhadap varietas yang sudah mendapat sertifikat hak PVT”, kata Ayub. Terakhir Ayub menyampaikan bahwa untuk pemulia pemula supaya diberikan dukungan berupa pembebasan uang iuran tahunan selama 3 tahun terhitung dari keluarnya sertifikat PVT.

Penulis : Baskara Wismari
Editor  : Yani
Foto     : Regita Cahya Santi

TOP 10 Artikel UGM Tahun 2018 – 2022 di Scopus dengan Sitasi Terbanyak

 

Sumber gambar: https://unsplash.com/photos/ywqa9IZB-dU

Kredibilitas dan relevansi peneliti dapat dilihat dari banyak indikator, salah satunya adalah jumlah kutipan atau sitasi sebagai referensi riset lain. Semakin banyak suatu artikel ilmiah disitasi menunjukkan bahwa publikasi tersebut dibaca dan digunakan oleh peneliti lain. Hal ini tentu saja juga membawa dampak yang baik pada reputasi UGM sebagai universitas riset kelas dunia.

Berdasarkan data dari Scopus per 22 Agustus 2023, publikasi UGM dengan urutan sitasi terbanyak diperoleh dari artikel berjudul ‘Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2): An overview of viral structure and host response’ dengan total 628 Sitasi. Artikel ini ditulis oleh dosen dari Departemen Farmakologi dan Terapi FKKMK UGM yang terbit pada jurnal Diabetes and Metabolic Syndrome: Clinical Research and Reviews dengan CiteScore: 15.4 dan h-index: 71. Tidak hanya artikel tersebut, sembilan artikel dengan sitasi terbanyak lain dapat dilihat pada tabel berikut;

No. Document title UGM author Year Source Cited by View last title
1 Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2): An overview of viral structure and host response
View at publisher
Indwiani Astuti 2020 Diabetes and Metabolic Syndrome: Clinical Research and Reviews 628 miRNA-21 as High Potential Prostate Cancer Biomarker in Prostate Cancer Patients in Indonesia
View at publisher
2 Liquid hydrogen, methylcyclohexane, and ammonia as potential hydrogen storage: Comparison review
View at Publisher
Chandra Wahyu Purnomo 2019 International Journal of Hydrogen Energy 226 Synthesis of natural zeolite adsorbent for CO2 adsorption
View at Publisher
3 The human cost of global warming: Deadly landslides and their triggers (1995–2014)
View at Publisher
Wahyu Wilopo 2019 Science of the Total Environment 196 Rock Mass Classifications for Empirical Support System Design of the Cidanau Dam Diversion Tunnel, Banten, Indonesia
View at Publisher
4 Microfluidic Paper-Based Analytical Devices: From Design to Applications
View at Publisher
Eka Noviana 2021 Chemical Reviews 176 In vitro evaluation of antioxidant, α-glucosidase inhibitor, and antibacterial activities of frangipani flower and the principal component analysis of its constituents
View at Publisher
5 Electrochemical paper-based devices: Sensing approaches and progress toward practical applications
View at Publisher
Eka Noviana 2020 Lab on a Chip 167 In vitro evaluation of antioxidant, α-glucosidase inhibitor, and antibacterial activities of frangipani flower and the principal component analysis of its constituents
View at Publisher
6 Efficacy of Wolbachia-infected mosquito deployments for the control of dengue
View at Publisher
Adi Utarini 2021 New England Journal of Medicine 153 Reply to Kapur, V. Is Pre-Exposure Prophylaxis a Cost-Effective Intervention to Avert Rabies Deaths among School-Aged Children in India? Comment on “Royal et al. A Cost-Effectiveness Analysis of Pre-Exposure Prophylaxis to Avert Rabies Deaths in School-Aged Children in India. Vaccines 2023, 11, 88”
View at Publisher
7 Applications of Google Search Trends for risk communication in infectious disease management: A case study of the COVID-19 outbreak in Taiwan
View at Publisher
Anis Fuad 2020 International Journal of Infectious Diseases 147 Comments on “Ranking researchers: Evidence from Indonesia” by Fry et al. (2023)
View at Publisher
8 Phylogeny and genetic diversity of the banana Fusarium wilt pathogen Fusarium oxysporum f. sp. cubense in the Indonesian centre of origin
View at Publisher
Siti Subandiyah 2019 Studies in Mycology 148 HYPER-SOLUBILIZING TRICALCIUM PHOSPHATE MUTANTS OF Klebsiella sp. GMD08
View at Publisher
9 N-soft sets and their decision making algorithms
View at Publisher
Dedi Rosadi 2018 Soft Computing 135 A weighted metric scalarization approach for multiobjective BOHB hyperparameter optimization in LSTM model for sentiment analysis
View at Publisher
10 The therapeutic potential of targeting tryptophan catabolism in cancer
View at Publisher
Dyah Laksmi Dewi 2020 British Journal of Cancer 128 The therapeutic potential of targeting tryptophan catabolism in cancer
View at Publisher

Sumber: Data Scopus Diolah (2023)
Penulis: Kiki & Syahrul

Nature Masterclasses Live – Expert Trainer Workshop Hadir Kembali

Rangkaian “Nature Masterclasses Live – Expert Trainer-led Workshop” kembali hadir  pada 14–16 Agustus 2023. Pada kesempatan ini, Dr. Jeffrey Robens (Senior Editorial Development Manager dari Nature Research) dan Dr. Maybelline Yeo (Editorial Development Advisor di Nature Portfolio) hadir secara daring sebagai narasumber melalui platform GoToWebinar. Sebanyak 250 peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari kalangan dosen, tenaga kependidikan, peneliti, serta mahasiswa S2 dan S3 UGM dari berbagai fakultas.

The Nature Masterclasses Live – Expert Trainer-led Workshop yang diselenggarakan selama 3 hari ini dibagi menjadi 6 seri webinar dengan 6 modul berbeda, yaitu: 1) effective academic writing; 2) logical manuscript structure; 3) maximizing discoverability; 4) successful submission strategies; 5) navigating editorial decisions and peer review; dan 6) publishing ethics. Kegiatan yang sudah terlaksana untuk kali kesembilan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas karya ilmiah dari hasil penelitian para peserta, memberikan pemahaman tahapan publikasi karya, dan menambah insight dalam penulisan karya ilmiah sehingga menambah potensi karya yang dihasilkan untuk dapat diterbitkan di penerbit internasional bereputasi.

http://ugm.id/nra9

Peringatan Hari Teknologi Nasional 2023 dan Launching Produk Kendaraan Listrik GATe (Gadjahmada Airport Transporter Electric) pada e-Katalog

Universitas Gadjah Mada mendapat mandat pemerintah melaksanakan penelitian dan pengembangan kereta listrik khusus untuk area bandara. Kendaraan ini diberi nama GATe atau Gadjahmada Airport Transporter Electric. Kendaraan GATe mempunyai kapasitas mengangkut sebanyak 5 penumpang dan satu sopir dengan kecepatan maksimal 25 km/jam. Kendaraan ini berbasis listrik dengan energi yang tersimpan pada baterai, dengan motor penggerak sebesar 4000 watt. Kemampuan jelajah GATe sekitar 50 km dan bisa diperpanjang dengan spesifikasi baterai yang lebih tinggi.

Riset ini dimulai dengan survey pasar kebutuhan kendaraan listrik di bandara, kemudian dikembangkan beberapa disain kendaraan dan menghasilkan disain terpilih yang dipergunaan saat ini. Dari disain dikembangkan menjadi gambar Teknik yang menghasilkan prototipe awal. Prototipe awal sebanyak 2 unit sudah diresmikan pada Hari Teknologi Nasional 10 Agustus 2019. Pada tahun berikutnya prototipe tersebut dikembangkan menjadi produk yang pergunakan oleh konsumen akhir yaitu pengelola bandara. Pada tahun 2020 produk telah berhasil dibuat dan dipergunakan di Bandara Soekarno Hatta sebanyak 3 unit serta Bandara Yogya International Airport sebanyak 1 unit. Pesanan produk ini disponsori oleh Mentri Perhubungan dengan harapan dapat membantu pengembangan kendaraan listrik produk dalam negri.

Pada tahun 2022 dan 2023 penelitian ini dikhususkan untuk mempersiapkan produksi awal (initial production). Pada periode ini disiapkan dokumen produksi, rancangan pabrik, rantai pasok pendukung komponen produksi serta fasilitas produksi. Tidak ketinggalan juga dipersiapkan jaringan distribusi produk ke konsumen akhir. Fasilitas untuk produksi awal sudah selesai dibuat, dengan target produksi sebanyak 10 unit yang siap dipasarkan. Pada saat ini sudah ada 7 unit produk yang selesai.

Pada kesempatan hari ini produk GATe ini diresmikan untuk masuk pada e-katalog oleh Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Rektor UGM, Direktur Penelitian dan Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama Fakultas Teknik. E-katalog atau Katalog Elektronik (E-Catalogue) adalah sistem informasi elektronik yang memuat daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga Barang/Jasa tertentu dari berbagai Penyedia Barang/Jasa Pemerintah. Dengan masuknya produk GATe pada e-katalog maka bagi konsumen seperti Lembaga-lembaga pemerintah akan bisa memesan dan membeli produk ini dengan mudah. Semoga kendaraan listrik Tim UGM kedepan semakin sukses dan memberikan kemanfaatan pada banyak pihak.

Pelindungan Kekayaan Intelektual Hasil Penelitian Bidang Sosial Humaniora

Kamis, 10 Agustus 2023, Direktorat Penelitian menyelenggarakan Workshop Kekayaan Intelektual “Pelindungan Kekayaan Intelektual Hasil Penelitian Bidang Sosial Humaniora”. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui media Zoom yang diisi dengan paparan dari narasumber dan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademik Universitas Gadjah Mada (UGM) tentang pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) hasil penelitian bidang sosial humaniora serta memberikan pemahaman terkait ragam perlindungan hasil penelitian bidang sosial humaniora.

Workshop dibuka oleh Sekretaris Direktorat Penelitian UGM, Prof. drg. Diatri Nari Ratih, M.Kes., Ph.D., Sp.KG. Dalam sambutannya Prof. Diatri menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini peserta diharapkan mampu memahami dan mengenali Kekayaan Intelektual yang dihasilkan dari penelitian. Dosen maupun seluruh sivitas akademik UGM dapat diberikan pemahaman untuk mendaftarkan hasil luaran yang berupa kekayaan intelektual melalui universitas sebagai perwujudan pelindungan karya. Peserta yang terdaftar sebanyak 591 yang terdiri dari fakultas, unit penunjang, dan pusat studi. Pada akhir sambutan Prof. Diatri menyampaikan selamat mengikuti Workshop Kekayaan Intelektual kepada peserta dan berharap kegiatan ini memiliki manfaat bagi seluruh peserta khususnya dalam klaster sosial dan humaniora. “Semoga semakin banyak Kekayaan Intelektual hasil penelitian bidang sosial dan humaniora (UGM) yang dapat dilindungi”, kata Diatri.

Sebelum memasuki sesi materi, peserta diberikan pre-tes untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman peserta mengenai dasar Kekayaan Intelektual. Sesi materi diisi dengan pemaparan mengenai Pelindungan Kekayaan Intelektual Bidang Sosial-Humaniora oleh Harini Yaniar, S.Si., M.Kom., Analis Pemanfaatan Iptek, Direktorat Manajemen Kekayaan Intelektual, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan dipandu oleh moderator, Ratih Fitria Putri, S.Si., M.Sc., Ph.D., Kepala Subdirektorat Publikasi Ilmiah dan Kekayaan Intelektual, Direktorat Penelitian UGM. Harini memaparkan bahwa masyarakat pada umumnya jika mendengar istilah KI maka merujuk pada pelindungan Paten, sehingga karya-karya yang dihasilkan bisa dilindungi dengan Paten. “Jika merujuk pada pelindungan KI sejatinya tidak semua perlindungan karya harus dan bisa dilindungi Paten”, kata Harini. Kekayaan Intelektual memiliki beberapa jenis sehingga perlu untuk dikenali dan dipahami. Pemahaman mengenai ranah pelindungan dari masing-masing jenis KI dapat digunakan untuk menganalisa jenis KI pada karya yang dihasilkan dari penelitian. Karya yang dihasilkan dapat memiliki lebih dari satu jensi KI contoh Hak Cipta dan Desain Industri sehingga peneliti dapat mengajukan 2 (dua) permohonan sekaligus. Sebagai penutup Harini menyampaikan bahwa semua jenis KI memiliki perlindungan yang berbeda-beda. “Tidak memiliki Paten bukan berarti tidak memiliki Kekayaan Intelektual”, Kata Harini. Walaupun hasil luaran penelitian bidang Sosial-Humaniora sangat jarang untuk dapat diajukan Paten bukan berarti hal tersebut tidak dapat dilakukan. Kolaborasi dengan peneliti bidang eksakta merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menghasilkan karya berupa invensi di bidang teknologi yang dapat dilindungi Paten. Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan post-tes untuk mengetahui seberapa jauh materi dapat dipahami oleh seluruh peserta yang hadir.

Penulis: Baskara Wismari
Editor : Yani

Workshop dan FGD Peningkatan Kualitas Jurnal Ilmiah UGM 2023

Direktorat Penelitian Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan “Workshop dan FGD Peningkatan Kualitas Jurnal Ilmiah UGM Tahun 2023” yang diselenggarakan pada Senin, 31 Juli 2023 di Ruang Bulaksumur, Gadjah Mada University Club (UC) Hotel UGM. Acara ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi pengelola jurnal ilmiah sehingga meningkatkan kualitas jurnal dan mendorong pertumbuhan pengelolaan jurnal di lingkungan UGM. Selain itu, acara ini diharapkan juga dapat menjadi forum berbagi pengalaman, pemikiran, dan praktik terbaik dalam pengelolaan jurnal ilmiah di UGM.

Acara dibuka oleh Sekretaris Direktorat Penelitian UGM, Prof. drg. Diatri Nari Ratih, M.Kes., Ph.D., Sp.KG(K). yang dalam sambutan pembukaannya menyampaikan harapan besar kepada seluruh pengelola jurnal di lingkungan UGM agar dapat turut meningkatkan reputasi UGM sebagai universitas riset yang unggul salah satunya melalui pengelolaan jurnal ilmiah yang bereputasi. Harapan ini juga didukung dengan adanya berbagai program pengelolaan jurnal ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian UGM. Kasubdit Publikasi Ilmiah dan Kekayaan Intelektual Direktorat Penelitian UGM, Ratih Fitria Putri, S.Si., M.Sc., Ph.D., menyampaikan berbagai program bantuan, layanan, fasilitasi, dan kebijakan yang dikelola Direktorat Penelitian agar mempermudah dan mendukung jurnal-jurnal ilmiah di UGM semakin bereputasi. Peningkatan reputasi jurnal di lingkungan UGM tentunya akan berdampak luas baik pada kinerja universitas maupun pengembangan dan diseminasi ilmu pengetahuan yang berkembang di UGM.

Akreditasi jurnal ilmiah merupakan salah satu instrumen untuk mendorong jurnal ilmiah agar dapat memenuhi kualitas tertentu dan menerapkan praktik terbaik dalam publikasi ilmiah. Sejalan dengan hal tersebut, lembaga-lembaga pengindeks jurnal ilmiah juga menerapkan standar yang ketat dan proses evaluasi yang lebih komprehensif untuk menjamin bahwa jurnal-jurnal yang terindeks memenuhi standar penerbitan yang baik. Oleh karena itu, pengelola jurnal ilmiah di UGM dituntut memiliki pengetahuan yang memadai dan mengikuti perkembangan terkini baik terkait akreditasi, indeksasi, dan pengetahuan penting lain yang dibutuhkan dalam pengelolaan jurnal.

Koordinator Publikasi Ilmiah dan Jurnal Ilmiah DRTPM DIKTI Ristek, Yoga Dwi Arianda, S.T., dihadirkan secara langsung sebagai narasumber pada sesi pertama untuk memberikan pemaparan dan sosialisasi terkait akreditasi jurnal ilmiah kepada para peserta yang merupakan perwakilan tim strategis (editor in chief/editor) dan tim teknis (managing editor/editor assistant) pengelola jurnal di UGM. Pemaparan materi selanjutnya yaitu praktik terbaik indeksasi jurnal ilmiah di Scopus disampaikan oleh narasumber kedua, Dr. Miftahul Ilmi, S.Si., M.Si. yang merupakan editor in chief Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology (JTBB). Sesi pertama ini dipandu oleh moderator Ide Yunianto, S.Si., M.Eng selaku Koordinator Bidang Pengelolaan Jurnal Ilmiah Direktorat Penelitian UGM.

Direktorat Penelitian UGM juga menghadirkan narasumber dari Tim Percepatan Peningkatan Reputasi Jurnal UGM sebagai narasumber. Narasumber pertama Dr. Andri Putra Kesmawan, S.IP, M.IP memaparkan materi seputar penerapan lisensi creative commons pada jurnal ilmiah dilanjutkan Dr. Purwani Istiana, S.I.P.,M.A. yang memaparkan materi seputar praktik terbaik indeksasi jurnal ilmiah di DOAJ. Sesi kedua ini dipandu oleh Agustina Asih Tri Utami, S.T.P. sebagai moderator.

Pada sesi terakhir yaitu sesi Focus Group Discussion (FGD) dilaksanakan diskusi dan pendampingan langsung, sejumlah 174 peserta yang merupakan perwakilan dari 103 jurnal di UGM dibagi menjadi empat kelompok berbeda sesuai kondisi terkini jurnal masing-masing dan sesuai klaster keilmuan jurnal. Diskusi rencana strategis jurnal ilmiah untuk jurnal bidang sains dipandu moderator Dr. Miftahul Ilmi, S.Si., M.Si dan untuk kelompok jurnal ilmiah bidang soshum dipandu moderator Widya Paramita, S.E., M.Sc., Ph.D.

Melalui kegiatan workshop dan FGD ini diharapkan dapat memberikan luaran di antaranya: pengelola jurnal UGM mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai praktik terbaik (best practices) dan informasi terkini terkait pengelolaan jurnal ilmiah; memahami alur proses akreditasi jurnal nasional dan indeksasi jurnal ilmiah; serta mendapatkan informasi terkini terkait program pengembangan jurnal ilmiah yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan kualitas dan reputasi jurnal-jurnal UGM akan semakin meningkat.

Penulis: Kiki
Foto: Ma’ruf

Pra-Event Series Temu Bisnis dan Forum Investasi UGM 2023 “Menggali Potensi Kearifan Lokal Nusantara sebagai Solusi dan Inspirasi dalam Era Resiliensi”

Direktorat Penelitian Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Pra-Event Series Temu Bisnis dan Forum Investasi UGM 2023 pada Kamis, 27 Juli 2023 di Ballroom Taman Wisata Candi Keraton Ratu Boko. Pra-Event Series ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Temu Bisnis dan Forum Investasi UGM 2023 yang puncaknya akan diselenggarakan pada September 2023. Sebagai turunan dari flagship UGM, yakni “Mewujudkan Ketangguhan Sosial Budaya Budaya Masyarakat”, kegiatan kali ini mengangkat tema “Menggali Potensi Kearifan Lokal Nusantara sebagai Solusi dan Inspirasi dalam Era Resiliensi”.

Kegiatan ini menghadirkan lima narasumber yang merepresentasikan tema yang diangkat. Kelima narasumber tersebut, yaitu Dr. G.R. Lono Lastoro Simatupang, M.A. yang merupakan dosen Program Studi Antropologi FIB UGM, Agustin Peranginangin selaku Direktur Utama Badan Otorita Pelaksana Borobudur, Ema Widiastuti selaku Direktur Pengembangan Bisnis ITDC, Prof. Wihana Kirana Jaya, M.Soc.Sc., Ph.D. selaku Komisaris PT Aviasi Wisata Indonesia, serta Qolbiyati Muthmainah selaku VP of Finance PT Taman Wisata Candi. Kegiatan ini dipandu dan dimoderatori dengan apik oleh Dr. Mohamad Yusuf, M.A. selaku Kepala Pusat Studi Pariwisata UGM. Berbagai pihak yang menghadiri kegiatan ini, mulai dari akademisi, perwakilan instansi pemerintah, perusahaan, dan industri dijamu dengan pameran mini expo yang menampilkan produk-produk unggulan dari UGM serta inovasi dari UMKM, yaitu Terawang Indonesia (Pusat Studi Asia Pasifik UGM), SIBAYA (Pusat Studi Kebudayaan UGM), Jamu Acaraki (Fakultas Farmasi UGM), dan bulk hampers akukira.id (Startup Direktorat Kemahasiswaan UGM).

Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Ignatius Susatyo Wijoyo, M.M., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar forum kegiatan yang mempertemukan antara dosen, peneliti, dan inventor UGM dengan para mitra dapat menjadi forum strategis untuk menyinergikan tema-tema dan program-program riset akademisi UGM sehingga dapat dihilirkan dan bermanfaat bagi masyarakat. Pada kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan MoU kerja sama antara UGM dengan PT Sido Muncul Tbk secara simbolik.

Panorama Yogyakarta yang tampak dari kompleks Keraton Ratu Boko mendukung diskusi yang menarik bersama para narasumber. Antusiasme tamu undangan dan peserta semakin menyemarakkan sesi tanya jawab sehingga menghasilkan begitu banyak pandangan baru dan semangat untuk melanjutkan kerja sama dan kolaborasi. Selain memberikan keuntungan untuk masing-masing pihak, kolaborasi yang dibangun juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas, khususnya dalam bidang sosial dan budaya. Melalui kegiatan ini, dosen, peneliti, dan inventor UGM ke depannya diharapkan dapat semakin giat dalam menciptakan inovasi baru serta melebarkan sayap untuk berkolaborasi dengan berbagai mitra sehingga dapat mengakselerasi hilirisasi dan inovasi riset.

Penulis: Nimas
Foto: Humas UGM

LPDP Fest 2023

Ir. H. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, Menteri Keuangan Republik Indonesia ,Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D.), Menteri Pendidikan Republik Indonesia Bapak Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A., serta Direktur Utama LPDP yakni Bapak Andin Hadiyanto berkenan mengunjungi stand Mesin Batik Tulis 4.0 Butimo pada LPDP Festival Tahun 2023 yang diselenggarakan di di Kasablanka Hall, Mall Kota Kasablanka lantai 3 pada tanggal 1 – 3 Agustus 2023.

Pada kesempatan ini Andi Sudiarso, Ph.D, selaku peneliti, berkesempatan untuk berdiskusi dan menunjukkan secara langsung cara mengoperasikan mesin batik tulis 4.0 Butimo kepada Presiden Republik Indonesia termasuk dalam hal ini para peserta LPDP Festival. Andi juga berkesempatan memamerkan hasil kain batik buatan mesin batik tulis 4.0 Butimo dengan berbagai ragam karya, mulai dari sepatu, baju, maupun kain original Batik Butimo.

Workshop Penulisan Buku 2023 : Menulis Buku Ajar dan Referensi Apa Sulitnya ?

Dalam rangka meningkatkan kualitas dan kuantitas naskah buku yang dihasilkan, baik oleh dosen maupun tenaga kependidikan, Direktorat Penelitian UGM menyelenggarakan “Workshop Penulisan Buku 2023” pada Selasa, 25 Juli 2023 di Ruang Multimedia I, Gedung Pusat UGM.

Acara diawali dengan sambutan Direktur Penelitian, Prof. Dr. Mirwan Ushada, STP., M.App.Life.Sc., yang dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada para peserta untuk segera dapat memulai penyusunan karya-karya tri dharma-nya masing-masing dalam bentuk buku dan semoga dengan diadakannya workshop ini akan dihasilkan keluaran karya yang dapat difasilitasi untuk proses penerbitannya.

Hadir sebagai narasumber, yakni Dr. Mutiah Amini, M.Hum., dari Fakultas Ilmu Budaya,  pada sesi pertama dengan tema “Menjadi Penulis Buku Referensi dan Buku Ajar, Apa Sulitnya?” dan Dr. rer. nat. Wiwit Suryanto, S.Si., M.Si., dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, pada sesi kedua mengenalkan metode menulis : “Menulis Buku dalam Format LaTeX”. Peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dari kedua narasumber. Hal ini dapat dilihat pada sesi diskusi dan tanya jawab di mana para peserta dapat bertanya langsung terkait kiat-kiat penulisan dan berdiskusi bersama kedua narasumber dalam hal pengalaman penerbitan buku.

Selanjutnya, diadakan sesi sosialisasi program penerbitan oleh Manajer UGM Press, Dr. I Wayan Mustika, S.T., M.Eng., dan penjelasan proses penerbitan buku serta pemasarannya oleh tim UGM Press.

“Workshop Penulisan Buku Tahun 2023” ini diakhiri dengan Klinik Manuskrip bagi peserta luring yang telah memiliki draft naskah. Kegiatan ini diharapkan dapat memfasilitasi peserta yang telah memiliki naskah agar karyanya siap diterbitkan melalui UGM Press. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (bauran) ini diikuti oleh 53 peserta dari dosen dan tenaga kependidikan yang hadir secara luring dan tidak kurang dari 57 peserta yang hadir secara daring. [Umar/Kiki]

Tingkatkan Kualitas Paten, UGM – DJKI Mengadakan Workshop dan Pendampingan Penyusunan Dokumen Paten Sebagai Implementasi Kegiatan Program Patent Examiners Go to Campus

Selasa, 11 Juli 2023 di ruang Auditorium Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) telah dilaksanakan Workshop Penyusunan Dokumen Paten yang dihadiri oleh dosen, peneliti, asisten peneliti dan mahasiswa untuk mendapatkan materi mengenai penyusunan dokumen paten dari Pemeriksa Paten Utama Direktorat Paten, DTLST, dan Rahasia Dagang, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Kegiatan ini sekaligus sebagai pembuka rangkaian Program Patent Examiners Go to Campus yang diadakan di UGM dimulai pada tanggal 11 hingga 21 Juli 2023. Rangkaian kegiatan selanjutnya berupa Pendampingan Penyusunan Dokumen Paten bersama Pemeriksa Paten Utama dan Diskusi Komersialisasi Kekayaan Intelektual.

Workshop Penyusunan Dokumen Paten diawali dengan laporan kegiatan oleh perwakilan dari Direktorat Kerja Sama dan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual, DJKI, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Direktorat Penelitian UGM yang diwakili oleh Sekretaris Direktorat Penelitian, Prof. drg. Diatri Nari Ratih, M.Kes., Ph.D., Sp.KG(K). Dalam sambutannya Sekretaris Direktorat Penelitian UGM mengucapkan selamat datang bagi peserta yang sudah berkenan hadir dalam kegiatan ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada DJKI atas kerjasamanya dan suatu kehormatan bagi UGM terpilih sebagai salah satu dari 10 perguruan tinggi yang mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan Program Patent Examiners Go to Campus. “Perguruan tinggi dengan tugas utamanya adalah menjalankan tridarma dalam bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk menghasilkan berbagai karya inovasi yang bisa mendapatkan perlindungan hak kekayaan intelektual”, kata Prof Diatri. Hasil dari tridarma selain mendapatkan kekayaan intelektual juga memiliki hak moral dan hak ekonomi. Dalam mendukung upaya peningkatan kekayaan intelektual khususnya bidang paten, UGM telah mengadakan kegiatan Training of Trainer (ToT) unit kerja, pelatihan penelusuran dokumen paten, dan workshop penelusuran dokumen paten.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Daerah Istimewa Yogyakarta,  Agung Rektono Seto, S.E., M.Si.. “Kebanggaan bagi kami dapat hadir di UGM untuk bersama-sama membangun peningkatan paten khususnya di Yogyakarta, sehingga paten yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi bangsa khususnya masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta”, kata Agung. Pada kegiatan ini pihak DJKI menerjunkan 2 (dua) Pemeriksa Paten Utama yang menyempatkan diri selama kurang lebih 14 hari untuk membersamai para inventor dalam menyusun dokumen paten. Agung berharap bahwa kegiatan ini menjadi stimulus bagi dosen dan mahasiswa untuk menjadi inventor yang tidak hanya melindungi invensinya namun juga dapat melakukan komersialisasi sehingga memberikan manfaat ekonomi baik bagi inventor maupun masyarakat luas. “Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses serta memberikan manfaat bagi sesama”, kata Agung.

Setelah acara pembukaan, Workshop Penyusunan Dokumen Paten diisi paparan materi dari Pemeriksa Paten Utama yaitu Ir. Sinom Pradopo selaku pemeriksa paten bidang mekanik dan Dra. Sri Sulistiyani, M.Si. selaku pemeriksa paten bidang hayati dan farmasi. Materi yang disampaikan adalah Tata Kelola Paten di Perguruan Tinggi dan Penyusunan Dokumen Paten sebagai bekal  peserta dalam mengikuti kegiatan berikutnya yaitu pendampingan dokumen paten bersama pemeriksa paten.

Penulis: Baskara Wismari
Editor : Yani
Foto : Regita