• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • SDM
  • Perpustakaan
  • Surel
  • Direktori
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Direktorat Penelitian
  • Tentang Direktorat
    • Profil Direktorat
    • Manajemen Direktorat
    • Berita
    • Pengumuman
    • Agenda
  • Layanan
    • Aplikasi
      • Cek similaritas
      • MEPI
      • Scopus AI
      • Scimago Journal Rank
      • SciVal
      • UGM Experts
    • Penelitian
      • Informasi Penelitian
      • LPDP
      • PUIPT
      • GRS-BPDPKS
      • PKR-BRIN
      • RIIM-BRIN
      • RIIM-EKSPEDISI
      • Kegiatan Penelitian
      • Sumber Daya Peneliti
      • Verifikasi akun SINTA
    • Jurnal
    • Komisi Etik Penelitian
    • Workshop
  • Statistik
  • Panduan
    • Panduan Program 2026
    • Video Sosialisasi dan Workshop 2026
    • EQUITY WCU 2025/2026
  • FAQ
  • Newsletter
  • Home
  • Berita

Mekanisasi Teknologi Pewarnaan Kain dan Benang dengan Pewarna Alami sebagai Sarana Akselerasi Aplikasi Pewarna Alami

  • Berita, Fitur, Slider
  • 16 November 2023, 09.49
  • Oleh : almaruf.syuhada

Sampai saat ini, Indonesia masih menggunakan dan mengimpor pewarna sintetis untuk tekstil dalam kapasitas besar. Padahal, Indonesia memiliki budaya penggunaan pewarna alami warisan nenek moyang yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, Indonesia juga memiliki kekayaan alam dan biodiversitas yang merupakan bahan baku zat pewarna alami, meskipun sayangnya sampai saat ini belum termanfaatkan. Di sisi lain, era globalisasi diindikasikan oleh adanya pasar bebas di dunia, tempat produk-produk yang unggul, kompetitif, dan menggunakan teknologi ramah lingkungan. Produk dengan pewarna alami dapat memenuhi spesifikasi tersebut sehingga memiliki peluang yang menjanjikan untuk bersaing di pasar dunia. Untuk itu, usaha memproduksi dan menggunakan kembali pewarna alami perlu dilakukan agar dapat meminimalisasi penggunaan pewarna sintetis yang berbahaya dan mengurangi impor pewarna sintetis.

Terdapat empat faktor utama pembangunan ekonomi berkelanjutan, yaitu: 1) investasi atau modal; 2) sumber daya manusia; 3) sumber daya alam; dan 4) teknologi. Bila dibandingkan dengan empat faktor utama pembangunan ekonomi berkelanjutan tersebut, dapat dinyatakan bahwa industri pewarna alami di Indonesia sangat kuat pada faktor 1 sampai 3. Meskipun begitu, terdapat satu faktor yang masih perlu ditingkatkan dalam produksi pewarna alami, yaitu pilar teknologi.

Peneliti multidisiplin pewarna alami UGM bersatu dan melembaga dalam Indonesia Natural Dye Institute (INDI UGM). Keberadaan lembaga ini dimaksudkan untuk berkontribusi dalam usaha peningkatan pilar teknologi tersebut. INDI UGM memiliki visi berupa menjadi sarana dan rujukan pendidikan, penelitian, pengembangan, dan pengadaan pewarna alami bagi indonesia yang sehat (lingkungan-manusia) dan sejahtera (daulat secara ekonomi). INDI UGM mendapat apresiasi dari banyak pihak, di antaranya ialah berupa pengukuhan sebagai Pusat Unggulan IPTEKS Perguruan Tinggi (PUI-PT) dalam bidang pewarna alami oleh DIKTI (2021-2023), serta pengukuhan sebagai UNESCO Chair on Research and Education of Local Natural Dyes (April 2023).

INDI UGM meneliti dan mengembangkan sebuah mesin yang menggunakan pewarna alami yang bernama GamaWarni. Penelitian GamaWarni memiliki dua tujuan jangka panjang, yaitu: 1) dapat diproduksi dengan pewarna alami terstandar skala komersial yang kompetitif dengan pewarna sintetis; serta 2) dapat mengaplikasikan pewarna alami dalam skala pengrajin (secara manual) maupun skala industri (secara mekanik). Adapun tujuan khusus penelitian ini adalah menghasilkan pewarna alami yang sesuai untuk pewarnaan kain dan benang dengan mesin, menyusun spesifikasi pewarna alami, membuat mesin pewarnaan kain dan benang dengan pewarna alami, mengaplikasikan pewarna alami untuk pewarnaan kain dan benang secara manual, serta memperoleh HKI atas hasil riset ini.

Penelitian ini direncanakan dalam kurun waktu tiga tahun dengan mengacu pada latar belakang, tujuan, dan panduan Rispro Komersial. Tahapan-tahapan aktivitas dalam tiga tahun tersebut ialah sebagai berikut: 1) membuat mesin pewarnaan kain dengan pewarna alami dengan mengacu pada teknik pewarnaan secara manual dan kajian mekanisasi pewarnaan di industri mitra yang telah dilakukan; 2) mengukur dan menguji kualitas dan kecepatan produksi dengan kriteria pengujian berdasarkan kualitas hasil pewarnaan, kecepatan produksi, dan kemudahan pekerja dalam pengoperasian mesin; 3) penyempurnaan mesin yang telah dihasilkan dan diujicobakan agar memenuhi parameter kualitas produk; 4) pengujian mesin dan pewarna alami yang dihasilkan salah satu industri milik mitra H&M; 5) membuat manual serta spesifikasi lengkap untuk mesin dan pewarna alami; 6) menyusun dokumen sertifikasi pewarna alami dan mesin pewarnaan; 7) mendapatkan paten dan publikasi ilmiah; 8) menyusun dokumen kerja sama pemasaran; 9) menyusun dokumen produksi dan pemasaran pewarna alami dan mesin; serta 10) launching produk mesin dan pewarna alami.

Untuk mencapai tujuan yang ditetapkan, selanjutnya dibentuk tim peneliti multidisiplin yang terdiri dari: 1) Program Studi Teknik Kimia UGM dengan spesialisasi produksi pewarna alami dan teknologi pewarnaan; 2) Program Studi Teknik Perancangan Mekanik dan Mesin Politeknik ATMI Solo dengan spesialisasi teknik mesin dan manajemen bengkel; serta 3) Program Studi Teknik Mesin dan Industri UGM dengan spesialisasi teknik industri-ergonomi dan produktivitas. Adapun mitra industri yang dipilih adalah: 1) PT ATMI Solo yang bergerak dalam bidang precision parts, machinery, sheet metal fabrication, dan special purpose machine serta akan memproduksi mesin; 2) H&M Puls Trading Far East Ltd sebagai salah satu perusahaan fashion terbesar di dunia; serta 3) Koperasi Perumahan Wanabakti Nusantara (KPWN).

Sumber pendanaan riset ini berasal dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam skema Riset Inovatif-Produktif (Rispro) Komersial, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Bila evaluasi didasarkan pada target luaran (output) riset, dapat dinyatakan bahwa target luaran tahun pertama, kedua, dan ketiga dapat tercapai. Akan tetapi, bila dilihat dari dampak (outcome) secara lebih luas, dapat dikatakan bahwa upaya ini masih perlu diusahakan dengan ketekunan dan semangat. Tidak bisa dipungkiri bahwa pada masa pandemi, industri fashion merupakan salah satu industri yang terdampak secara besar. Meskipun pandemi sudah berangsur menjadi endemi, saat ini sedang terjadi krisis global karena perang Rusia-Ukraina. Hal ini menyebabkan bisnis fashion relatif melambat. Besar harapan kondisi ini segera berakhir sehingga industri fashion Indonesia dan dunia segera pulih kembali.

GamaWarni sudah diluncurkan, dihilirisasikan, dan digunakan dengan harapan akselerasi penggunaan kembali (revival) pewarna alami di Indonesia untuk generasi sehat dan berdaulat dalam pewarna dapat terwujud. Kerja sama mutualistik dari banyak pihak ABCGM (Academician, Business, Community, Government, dan Media) perlu diusahakan dengan semangat dan ketekunan yang tak mengenal lelah karena tahap ini merupakan tahap yang tidak mudah.

= =

Identitas Riset

Judul Riset:
Mekanisasi Teknologi Pewarnaan Kain dan Benang dengan Pewarna Alami sebagai Sarana Akselerasi Aplikasi Pewarna Alami

Kelompok Periset:
Prof. Dr. Ir. Edia Rahayuningsih, MS., IPU
Bayu Prabandono, S.T., M.T. 
Ir. Rini Dharmastiti. M.Sc. PhD 

Institusi Pengusul :
Universitas Gadjah Mada

Institusi Mitra:
PT ATMI Solo, H&M Group, dan KPWN

Sumber Pendanaan:
Riset Inovatif-Produktif (Rispro) Komersial Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Kementerian Keuangan Republik Indonesia

 

Tags: 2023 artikel berita SDGs 1 SDGs 17 SDGs 3 SDGs 4 SDGs 7 SDGs 8 SDGs 9

Related Posts

Direktorat Penelitian UGM Gelar Workshop Series Penulisan Systematic Review

BeritaFiturSlider Selasa, 10 September 2024

  Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Direktorat Penelitian terus berupaya memfasilitasi peningkatan publikasi bagi sivitas akademika UGM dengan menggulirkan berbagai program, diantaranya adalah workshop dan pendampingan penulisan ilmiah.

Workshop Penulisan Buku Akademik Seri II bagi Guru Besar dan Dosen UGM

BeritaFiturSlider Kamis, 5 September 2024

“Bagi yang punya ide menulis, mari segera dimulai; bagi yang sudah mulai menulis mari segera diselesaikan; dan bagi yang sudah mempunyai draft buku mari segera diterbitkan”, pesan pembuka yang disampaikan Prof. Dr.

Workshop dan Bimbingan Teknis Penggunaan Web of Science, Journal Citation Report, dan InCites Benchmarking & Analytics

BeritaFiturSlider Kamis, 5 September 2024

Dalam rangka meningkatkan produktivitas penelitian dan publikasi di lingkungan UGM, Direktorat Penelitian mengadakan “Workshop dan Bimbingan Teknis Penggunaan Web of Science dan InCites di UGM Tahun 2024”.

Workshop Desain Industri

BeritaFiturSlider Rabu, 28 Agustus 2024

Direktorat Penelitian UGM mendorong dan memfasilitasi penciptaan dan pelindungan desain industri yang dihasilkan oleh seluruh sivitas UGM.  Upaya ini salah satunya diwujudkan dalam penyelenggaraan Workshop Desain Industri pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Berita Terbaru

  • Match Making Research Interest dengan Peneliti Bereputasi Global
  • Pengumuman Perpanjangan Penerimaan Proposal Program Riset Kolaborasi Indonesia Tahun 2026
  • Riset Kolaborasi Indonesia
  • Mengembalikan Sains ke Ruang Publik: UGM Raih TCID Author Awards 2025
  • Pemberitahuan Pemenang Program Penghargaan Karya Ilmiah Sudah Terbit pada 10% Top Journal Percentiles – EQUITY WCU Tahun 2025/2026 Tahap 2

Kategori

Universitas Gadjah Mada
Universitas Gadjah Mada
Direktorat Penelitian

Kantor Pusat UGM
Lantai 3 Sayap Selatan Ruang S315,
Bulaksumur, Yogyakarta
Indonesia 55281

Phone/Fax.: (+62 274) 520669

Tentang Direktorat

  • Tentang Direktorat
  • Manajemen Direktorat
  • Berita
  • Pengumuman
  • Agenda
  • Panduan

Layanan

  • Workshop
  • Scopus AI
  • Jurnal
  • Info Penelitian
  • Komisi Etik
  • Verifikasi Akun Sinta

© 2026 Direktorat Penelitian Universitas Gadjah Mada

Aturan PenggunaanPeta SitusKontak