Pos oleh :

jokow

Penerimaan Proposal RISPRO Invitasi Tahun 2019

Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia membuka kesempatan bagi peneliti untuk mengikuti program pendanaan Riset Inovatif Produktif (RISPRO) Invitasi tahun 2019 dengan riset unggulan bertema Riset dan Pengembangan Farmasi dan Alat Kesehatan.

Pendaftaran dan pengiriman proposal melalui laman https://www.lpdp.kemenkeu.go.id/rispro/.

Penerimaan proposal RISPRO Invitasi dibuka dari tanggal 10 Januari 2019 sampai dengan 10 April 2019.

Adapun untuk ketentuan dan syarat penyusunan proposal dapat  dilihat pada Klik disini.

Untuk informasi lainnya dapat menghubungi CRM LPDP pada laman http://crmlpdp.kemenkeu.go.id ataupu Call Center LPDP 1500652.

TAWARAN BANTUAN DANA RISPRO LPDP

Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) adalah lembaga yang bertujuan menjadi lembaga pengelola dana terbaik di tingkat regional dan untuk mempersiapkan pemimpin masa depan serta mendorong inovasi bagi Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan.

LPDP mengelola beberapa pendanaan riset, salah satunya adalah Bantuan Dana Riset Inovatif Produktif (RISPRO). Bantuan Dana RISPRO adalah program pendanaan riset bersifat multidisiplin dan dilaksanakan dalam tahun jamak (multiyears) yang ditujukan untuk mendorong inovasi produk riset dan mengarah pada komersialisasi/implementasi luaran riset.

 

Untuk Informasi lebih lanjut:

Web LPDP KLIK

Informasi pendaftaran KLIK DISINI

RISET KOLABORASI INDONESIA (KERJASAMA UNIVERSITAS GADJAH MADA, INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG, INSTITUT PERTANIAN BOGOR, DAN UNIVERSITAS AIRLANGGA)

  1. Latar Belakang

    Dalam era yang semakin terbuka, disruptif, dan tanpa batas sekarang ini, peneliti selain dituntut untuk senantiasa menghasilkan karya secara mandiri juga dituntut untuk dapat melakukan kerjasama riset dengan peneliti lainnya di dalam negeri sehingga riset yang dilakukan dapat lebih komprehensif, dan diharapkan mampu mendorong dan memperkuat terjadinya kolaborasi dengan para peneliti di luar negeri dalam posisi yang setara, seimbang, dan kontributif. Hal ini dipandang perlu mengingat begitu cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bersifat lintasdisiplin, sehingga kerjasama riset atau riset kolaboratif diharapkan akan mampu meningkatkan kualitas riset dan pada akhirnya dapat meningkatkan jumlah publikasi dari para peneliti Indonesia dalam jurnal ilmiah bereputasi Internasional.

  2. Rasional

    Meskipun dalam beberapa tahun terakhir ini telah banyak dibuat nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) dalam bidang riset antara UGM dengan perguruan tinggi lain, namun realisasi di lapangan dalam menindaklanjuti MoU tersebut belum signifikan jumlahnya. Oleh karena itu, dalam rangka peningkatan jumlah kerjasama riset yang bersifat multi dan lintas-disiplin dengan perguruan tinggi lain dan meningkatkan jumlah publikasi internasional UGM, tahun 2019 ini UGM melalui Tim Pemeringkatan Universitas menawarkan pendanaan skema Riset Kolaborasi Indonesia.

     

  3. Tujuan Kegiatan

    1. Membangun dan memperluas jejaring kerjasama riset antara UGM dengan universitas-universitas terkemuka di Indonesia, khususnya Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Airlangga (UNAIR).
    2. Memperkuat wawasan keilmuan yang bersifat multi/ inter/ lintasdisiplin di antara para dosen/ peneliti;
    3. Menjadi embrio kerjasama riset yang lebih luas dengan institusi negara lain secara lebih seimbang, setara, dan kontributif untuk masyarakat Indonesia.
    4. Meningkatkan jumlah publikasi jurnal internasional terindeks (minimal) Scopus;
    5. Meningkatkan peringkat perguruan tinggi di QS/ THE;
  4. Mekanisme dan Rancangan

    1. Kegiatan Riset Kolaborasi Indonesia ini disosialisasikan ke seluruh fakultas/ sekolah di masing-masing 4 perguruan tinggi;
    2. Proposal diseleksi terlebih dahulu di tingkat perguruan tinggi;
    3. Masing-masing perguruan tinggi hanya dapat mengusulkan maksimum 4 proposal kegiatan riset sebagai penanggung jawab kegiatan atau host;
    4. Proposal yang dinyatakan lolos seleksi di tingkat PT, diusulkan ke gabungan PT untuk dinilai kelayakannya;
    5. Pelaksanaan kegiatan riset di host perguruan tinggi sesuai usulan;
    6. Pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap keluaran yang dihasilkan sesuai dengan target yang dicantumkan pada proposal.
  5. Kriteria

    1. Perguruan Tinggi Utama atau Host
      1. Host adalah peneliti di UGM yang memiliki publikasi di jurnal bereputasi dengan h-index sekurangnya 4 (sciences and engineering) dan 3 (social and humanity) berdasar data Scimago;
      2. Host harus memiliki peta jalan riset (roadmap), program riset yang sedang berjalan, fasilitas riset serta mitra peneliti yang bersedia untuk melaksanakan riset (bukan mitra yang hanya dipinjam namanya);
      3. Host mewakili Fakultas/ Sekolah, Pusat Studi, atau Pusat Unggulan Ipteks – PT (PUI-PT) yang ditetapkan oleh Kemenristekdikti.
    2. Mitra
      1. Mitra kegiatan riset adalah peneliti dari ITB, IPB, dan Unair (Harus mencakup ketiganya, bukan satu di antara 3);
      2. Mitra harus memiliki program riset yang sedang berjalan (memiliki rekam jejak riset yang jelas di tingkat nasional/ regional/ internasional) serta fasilitas riset yang tersedia untuk pelaksanaan riset.
    3. Pengusul Proposal
      1. Pengusul dan anggota mitra adalah Dosen/Peneliti UGM (Minimal SK Rektor/Terdaftar di HRIS) yang harus bermitra dengan peneliti dari 3 perguruan tinggi lain yaitu IPB,UNAIR dan UGM;
      2. Kegiatan dilaksanakan di tahun 2019.
      3. Pengusul terpilih wajib hadir (Tidak dapat diwakilkan) pada acara penandatanganan kontrak, monev dan seminar hasil.
    4. Besaran Hibah
      Total yang anggaran hibah yang disediakan adalah Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dari masing-masing PT,

      1. Pengusul Utama (Host) dapat mengajukan usulan dana sampai dengan Rp. 250.000.000,00 untuk masing-masing riset, dengan rincian dana berasal dari perguruan tinggi host (anggaran dana WCU/ World Class University) sebesar Rp. 100.000.000,00 dan dari masing-masing perguruan tinggi mitra (anggaran dana WCU) Rp. 50.000.000,00;
      2. Dana tersebut dapat digunakan untuk membiayai kegiatan riset, transportasi, mobilitas mahasiswa, dan keperluan lainnya termasuk biaya publikasi internasional;
      3. Maksimum komponen honor (pegawai dan jasa) adalah 20%;
    5. Proses Seleksi
      1. Seleksi akan dilaksanakan oleh dewan pakar (Guru Besar) yang terdiri atas para ahli dalam bidangnya bersama-sama dengan Tim Pemeringkatan Universitas dari 4 PTNBH;
      2. Seleksi meliputi aspek kelayakan kegiatan riset, rekam jejak peneliti, serta ketercapaian keluaran;
      3. Tahapan seleksi meliputi: pre-proposal (format terlampir), proposal lengkap (format terlampir), dan presentasi;
      4. Pre-proposal (maksimum 4 halaman A4) yang meliputi latar belakang, relevansi dengan topik riset dapat mengacu pada rekam jejak host, desain riset, kontribusi masing-masing mitra, dan keluaran yang diharapkan;
      5. Proposal lengkap merupakan dokumen usulan lengkap dengan format terlampir disertai dengan dokumen-dokumen pendukung yang dianggap perlu;
      6. Pre-Proposal dalam bentuk soft copydikirim ke: e-mail: dit.lit@ugm.ac.id dengan tembusan ke mirwan_ushada@ugm.ac.id dengan subjek e-mail:  [Nama Peneliti Utama] Hibah Kolaborasi Riset Indonesia 2019
  6. Fokus Riset

    Fokus riset dapat mencakup bidang-bidang prioritas dari kluster-kluster riset yang ada di UGM yang meliputi sosial humaniora, kesehatan kedokteran, sains dan teknologi, serta agro. Bidang strategis yang dikembangkan sebagai fokus harus memuat pendekatan multi/inter/lintas-disiplin. Lebih diutamakan memiliki muatan lokal Indonesia (merupakan indigenous knowledge and resources).

  7. Keluaran

    1. Sekurang-kurangnya 1 (satu) artikel yang telah dikirim (submitted) ke jurnal internasional terindeks minimal Scopus berkualitas sekurangnya Q2 dan 3 publikasi terindeks di minimal Scopus;
    2. Pada setiap publikasi diharuskan mencantumkan peneliti dari ke-4 perguruan tinggi.
  8. Jadwal

    Pengumuman Pre-proposal :Kamis, 22 November 2018
    Pengumpulan usulan Pre-proposal:Jumat, 28 Desember 2018
    Pengumuman hasil evaluasi pre-proposal:Senin, 8 Januari 2019
    Pengumpulan usulan Full proposal :Senin, 22 Januari 2019
    Seleksi & Penilaian oleh tim pakar & tim 4PTNBH (Presentasi):Jum'at - Sabtu, 25 - 26 Januari 2019
    Pengumuman penetapan proposal:Senin, 28 Januari 2019
    Pelaksanaan program riset Kolaborasi Indonesia:1 Februari s.d November 2019
    Penandatanganan Kontrak:Sabtu - Minggu, 22 – 23 Februari 2019
    Monitoring dan Evaluasi:Jumat – Sabtu, 30 - 31 Agustus 2019
    Laporan dan Seminar Hasil:Jumat – Sabtu, 13 – 14 Desember 2019
  9. Penanggung Jawab

    Direktorat Penelitian Universitas Gadjah Mada

  10. Penutup

    Pertanyaan terkait bantuan ini dapat dilayangkan melalui e-mail: dit.lit@ugm.ac.id dengan tembusan ke mirwan_ushada@ugm.ac.id. Demikian pemberitahuan ini disampaikan untuk dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemajuan institusi.

 

LAMPIRAN :

KAK

download

CALL FOR PROPOSAL UK-INDONESIA JOINT PARTNERSHIP ON INFECTIOUS DISEASES THROUGH THE NEWTON FUND

Medical Research Council (MRC) dan Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (RISTEKDIKTI) membuka call proposal UK-Indonesia Joint Partnership on Infectious Diseases through the Newton Fund.

Call proposal ini untuk memberikan dana penelitian proyek kolaborasi yang kompetitif dan inovatif internasional antara para ilmuwan dari Indonesia dan Inggris yang akan melakukan penelitian bersama. Penawaran ini diluncurkan di bawah Dana Newton sehingga semua proyek harus bersifat kolaboratif dan terfokus secara khusus untuk menangani penelitian yang relevan dengan Indonesia dan penduduk Indonesia.

DANA PENELITIAN
Dana penelitian yang tersedia sampai dengan £ 2.370.000 yang bersumber dari MRC maksimal £ 2 juta dan dari Ristekdikti maksimal Rp7.200.000.000,00 (sekitar £ 370.000).

RUANG LINGKUP PROPOSAL
1. Topik Penelitian sebagai berikut
a. Bidang Teknologi farmasi
b. Bidang Perangkat medis dan diagnostik

2. Proposal yang mencakup ilmu klinis dan laboratorium dasar dan mendorong pengembangan teknologi farmasi dan diagnostik di masa depan akan dipertimbangkan.

3. Dianjurkan proposal yang mengeksplorasi pengembangan kapasitas di Indonesia terkait dengan inovasi farmasi, diagnostik medis dan peralatan, atau penggunaan sumber daya alam untuk obat (seperti fitofarmaka tradisional)

Untuk informasi lebih lanjut berkaitan dengan ruang lingkup proposal, silakan hubungi: drpm.rd@gmail.com dan/atau international@mrc.ukri.org

JADWAL
1. Pengajuan Pernyataan singkat minat kepada international@mrc.ukri.org pada tanggal 26 Juni 2018.
2. Pengajuan Proposal lengkap pada tanggal 24 Juli 2018.
3. Pertemuan Panel pada bulan November 2018
4. Penelitian dimulai pada bulan Januari 2019 (Indonesia) and April 2019 (UK)

INFORMASI DETAIL
Informasi lebih lengkap dapat dilihat dalam laman Medical Research Council: https://mrc.ukri.org/funding/browse/uk-indonesia-joint-partnership-on-infectious-diseases/uk-indonesia-joint-partnership-on-infectious-diseases/

 

Hasil Seleksi Program Peningkatan Kapasitas Peneliti Dalam Penyusunan Proposal Multidisiplin Batch I (Satu) T.A 2018

Berdasarkan hasil Rapat Penetapan Penerima Bantuan Pendanaan Perguruan Tinggi Badan Hukum  serta mempertimbangkan Hasil Seleksi Evaluasi Pembahasan Proposal tanggal dua puluh satu bulan Maret tahun dua ribu delapan belas (21-3-2018) maka Direktorat Penelitian Universitas Gadjah Mada menetapkan Penerima Bantuan Pendanaan Perguruan Tinggi Badan Hukum Kegiatan Peningkatan Kapasitas Peneliti Dalam Penyusunan Proposal Multidisiplin Batch 1 (Satu) Tahun Anggaran 2018.

Daftar Pemenang Multidisiplin Batch 1 T.A 2018