
The Hitachi Global Foundation secara resmi mengumumkan para penerima Asia Innovation Award 2025 dari berbagai negara di Asia pada Januari 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh The Hitachi Global Foundation pada Jumat, 16 Januari 2026, di The Langham, Jakarta.
The Hitachi Global Foundation Asia Innovation Award merupakan program penghargaan tahunan yang telah diluncurkan sejak tahun 2020 oleh The Hitachi Global Foundation untuk mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berkontribusi pada penyelesaian berbagai permasalahan sosial serta terwujudnya masyarakat berkelanjutan di kawasan ASEAN. Penghargaan ini diberikan kepada individu maupun kelompok yang menghasilkan capaian riset dan pengembangan (R&D) unggulan di bidang sains dan teknologi, yang tidak hanya berdampak bagi kepentingan publik, tetapi juga dilengkapi dengan visi masyarakat masa depan serta rencana implementasi sosial sebagai upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pada tahun 2025, Asia Innovation Award kembali melibatkan universitas dan institusi riset terpilih dari negara-negara ASEAN untuk menjaring inovasi yang relevan dengan isu sosial aktual dan berkontribusi nyata terhadap agenda SDGs. Dalam ajang ini, dua peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih penghargaan pada kategori Best Innovation Award dan Encouragement Award. Sejak 2022, para peneliti UGM secara konsisten menyabet penghargaan ini, yang mencerminkan kualitas riset dan inovasi UGM bertaraf dan diakui di tingkat internasional.
Pada kategori Best Innovation Award, Prof. Himawan Tri Bayu Murti Petrus, S.T., M.E., D.Eng. berhasil meraih penghargaan tahun ini melalui inovasi berjudul “Geothermal Beyond Energy: Circular Valorization of Geothermal Brine: Sustainable Recovery of Valuable Minerals for Clean Energy, Green Industry, and Advanced Material Applications”. Prof. Himawan merupakan guru besar dan peneliti Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada sekaligus pakar di bidang teknik pertambangan dan pengolahan mineral. Fokus keahliannya pada teknologi proses mineral, ekstraksi sumber daya, dan pengembangan teknologi pertambangan yang efisien dan berkelanjutan.
Sementara itu, peneliti UGM Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc memperoleh penghargaan pada kategori Encouragement Award. Dr. Widiastuti merupakan dosen dan peneliti Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada yang berfokus pada bidang teknologi pangan serta pengembangan produk berbasis sumber daya hayati. Penelitian berjudul “Green Analytical Methods for Rapid Assessment of Food Safety, Authenticity, and Functional Quality in Diverse Food Systems” mengantarkannya meraih The Hitachi Global Foundation Asia Innovation Award 2025.
Keberhasilan dua peneliti UGM meraih penghargaan ini mencerminkan kontribusi nyata dunia akademik UGM dalam menghasilkan pengetahuan yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga relevan bagi kebutuhan masyarakat. Capaian tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem riset di Indonesia agar semakin adaptif terhadap tantangan global, mendorong kolaborasi lintas sektor, serta menghasilkan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan bagi berbagai bidang.
Selamat kepada Fakultas Teknik atas perolehan kategori Best Innovation Award Hitachi Global Foundation yang diraih Prof. Himawan Tri Bayu Murti Petrus, S.T., M.E., D.Eng. dan Fakultas Teknologi Pertanian melalui Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc meraih kategori Encouragement Award.